Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 September 2018

7 destinasi wisata menarik di Denpasar, Provinsi Bali, Indonesia




1. MUSEUM BALI

Museum Bali Denpasar, juga disebut dengan nama museum negeri propinsi Bali Denpasar, artinya museum ini dikelola oleh pemprov provinsi Bali. Museum Bali Denpasar, menyimpan banyak sekali pengetahuan yang menyangkut peradaban manusia dari zaman ke zaman, khususnya pada masyarakat Bali. Ide awal untuk mendirikan museum negeri propinsi Bali Denpasar, datang dari seorang yang bernama W.F.J Kroon. W.F.J Kroon adalah orang asing yang menjabat sebagai seorang asisten residen Bali selatan dari tahun 1909-1913.


Awalnya di mulai pada tahun 1910, dari pembangunan gedung Arca. Ada 3 orang yang menjadi arsitek dari pembangunan gedung Arca, yaitu:

I Gusti Gede Ketut Kandel
I Gusti ketut Rai
Curt Grundler (warga negara Jerman)
Pembangunan gedung Arca, saat itu dibiayai oleh raja-raja yang ada di Bali, yang masih berkuasa pada saat itu. Mulai dari raja Tabanan, raja Buleleng, raja Karangasem. Pada tahun 1930, seorang yang bernama W.T Sttuterhim, saat itu menjabat sebagai pimpinan dinas purbakala Bali, berupaya untuk mengisi bangunan gedung Arca dengan peninggalan etnografi.

Sebuah yayasan yang akan mengelola museum dibentuk pada tahun 1932, guna kelancaran operasional museum. Tahun 1932, tepatnya pada tanggal 8 Desember 1932, peresmian awal pembukaan museum Bali di Denpasar.

Museum Bali di Denpasar awalnya hanya memiliki luas tanah 2.600 meter persegi dan terdapat tiga pembagian dari tiap-tiap halaman, halaman luar, halaman tengah dan halaman dalam. Tiap-tiap halaman dibatasi dengan tembok dan terdapat Gapura (pintu masuk). Di halaman dalam, terdapat tiga bangunan dan masing-masing bangunan dinamakan nama daerah sesuai dengan nama daerah dari raja yang membiayai pembangunan museum:
Gedung Karangasem
Gedung Tabanan
Gedung Buleleng


Tepat di hari kemerdekan republik Indonesia, pengelolaan museum Bali di Denpasar diambil alih oleh pemda provinsi Bali. Kemudian pada tanggal 5 Januari 1965, pemerintah Indonesia mengambil alih pengelolaan museum, yang kemudian diserahkan ke bagian dinas pendidikan dan kebudayaan.

Tiket Masuk :Rp. 5.000, (Pengunung biasa), Rp. 150.000 (Pra Wedding).
Alamat         :Jl. Mayor Wisnu No.1, Dangin Puri, Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80232.


2. PURA JAGATHNATHA

Pura Agung Jagatnatha merupakan pura yang paling besar di Kota Denpasar. Pura ini selain sebagai tempat sembahyang umat Hindu yang merupakan mayoritas di Bali, juga menjadi objek wisata sejarah-keagamaan para pengunjung. Pura Jagatnatha sendiri dibangun pada tahun 1953 dengan posisi menghadap ke barat, ke Gunung Agung, yang dipercaya sebagai istananya para Dewa. Pura Agung Jagatnatha merupakan tempat pemujaan kepada Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Dilihat dari bentuknya pura ini berjenis Pura Penyungsungan Jagat dengan rancangan bangunan yang sangat indah dipenuhi dengan berbagai ornamen etnik dan relijius. Tepat di tengah pura ini ada menara yang menjulang tinggi yang dinamakan Padmasana. Padmasana sendiri merupakan bentuk bangunan yang bertingkat dibuat untuk singgasana atau istananya para Dewa. Pura Agung Jagatnatha merupakan Pura Kahyangan bagi para kaum pendatang dalam artian dapat nunas tirta bagi segala keperluan upacara Panca Yadnya.


Saat ini Pura Jagatnatha buka 24 jam, diperuntukan bagi siapa saja yang mau melakukan sembahyang. Pada saat bulan purnama banyak orang datang berdoa di pura ini.

Tiket Masuk :Rp.5.000
Alamat          : Jalan Pramuka Denpasar, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.


3. LAPANGAN PUPUTAN

Lapangan Puputan adalah salah satu taman yang ramai dikunjungi wisatawan di Denpasar. Nama taman ini diambil dari peristiwa bersejarah yang teramat penting di Bali yaitu Perang Puputan, perang antara masyarakat Bali yang dipimpin oleh Raja Denpasar melawan kolonialisme Belanda. Di tengah lapangan terdapat Monumen Puputan Badung, sebuah simbol sekaligus peringatan akan peristiwa heroik yang menewaskan ribuan warga Bali termasuk keluarga kerajaan. Lapangan Puputan terletak di jantung kota Denpasar. Sebagian besar dari Anda pasti pernah mendengar nama perang di Bali yang paling tersohor. Nama perang itu adalah “Perang Puputan”. Benar sekali, Perang Puputan pernah dilakukan masyarakat Bali untuk memertahankan wilayahnya dari imperialisme penjajahan Belanda yang terjadi sekitar tahun 1906. 


Perang Puputan yang dikobarkan masyarakat Bali dengan dipimpin langsung oleh Raja Denpasar itu, sayangnya, bisa diredam oleh Belanda yang memang memiliki kekuatan persenjataan jauh lebih lengkap dan modern. Sekitar 4.000 masyarakat Bali harus tewas termasuk diantaranya keluarga Raja Denpasar sendiri.

Tiket Masuk :Gratis
Alamat          : Dauh Puri Kangin, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.


4. PANTAI SANUR

Tidak salah jika pantai ini menjadi saksi sejarah berkembangnya pariwisata di pulau Bali karena memang pantai ini benar-benar indah. di dominasi oleh hotel-hotel berkelas yang telah dibangun di era 70an dan bahkan sudah ada di era 50an salah satunya adalah Hotel Bali Beach yang berdiri kokoh di sudut selatan pantai sanur yang menjadikannya satu-satunya gedung bertingkat lebih dari 5 lantai di Bali. mungkin banyak yang bertanya, dengan boomingnya pariwisata di Bali mengapa tidak ada bangun tinggi di Bali. ini dikarenakan oleh peraturan adat di Bali dimana sebuah bangunan tidak boleh memiliki tinggi melebihi tinggi pohon kelapa. tapi sepertinya Hotel Bali Beach termasuk pengecualian karena hotel ini dibangun atas perintah langsung dari presiden pertama republik ini yaitu Ir. Soekarno. Baik, itu salah satu cerita unik tentang pantai sanur. bagaimana dengan suasananya?. Pantai ini memiliki karakteristik berpasir putih dengan struktur agak kasar karena di lepas pantai terdapat banyak terumbu karang yang tumbuh subur dimana ketika terumbu karang ini mati maka akan terhempas ke pantai, nah terumbu karang inilah yang membentuk pasir di pantai ini. Sebagaimana seperti yang saya sampaikan bahwa pantai ini adalah pantai yang telah populer cukup lama maka sarana dan prasarana sangat lengkap disini, mulai dari sarana umum serta sarana penunjang rekreasi seperti kano sehingga anda dapat menikmati pantai ini sambil berdayung ria di sekitar pantai. Pantai sanur sangat cocok untuk pengujung dengan keluarga, pantai ini juga memiliki ombak yang baik untuk olah raga air seperti surfing dan selancar angin. dari tempat inilah Bali memiliki atlet selancar angin terbaik se asia. dan bila anda beruntung anda akan dapat melihat atlet-atlet internasional ini sedang berlatih. 


Pantai sanur juga di sebut sebagai salah satu “pintu masuk” ke pulau nusa penida, nusa ceningan, nusa lembongan atau gili trawangan (pulau lombok) karena banyak speedboat penumpang berjejer di sepanjang pantai yang siap mengantar anda ke pulau-pulau kecil di sekitar Bali yang ingin anda tuju.

Tiket Masuk :Gratis
Alamat          :Desa Denpasar Selatan Kota Denpasar, Provinsi Bali.


5. TAMAN WHERDI BUDAYA

Taman Werdhi Budaya atau lazim disebut Art Center. Tempat inilah diperuntukan untuk pementasan berbagai pergelaran seni dan budaya Bali. Tempatnya sangat luas, sejumlah stage dan bangunan tersedia untuk pementasan berbagai tari dan seni Bali. Taman Werdhi Budaya terletak di tengah-tengah kota Denpasar, tepatnya di Jalan Nusa Indah Denpasar. Kawasan ini sangat luas, dikelilingi oleh taman-taman indah yang dibelah oleh sungai sehingga menambah keasriannya, cocok sebagai tempat wisata keluarga terutama anak-anak. Apalagi dengan adanya event tahunan yaitu Pesta Kesenian Bali (PKB) digelar selama sebulan setiap pertengahan Juni-Juli pada saat liburan sekolah. Pembukaan Pesta Kesenian Bali diawali dengan pawai kesenian mengelilingi kota Denpasar dan biasanya dibuka oleh Presiden atau yang mewakilinya. Pada saat pawai berlangsung, beragam kesenian dipentaskan baik dari Bali, luar Bali bahkan dari mancenegara. Jika kebetulan anda sedang wisata di Pulau Dewata ini, agendakan tour anda untuk menyaksikan pergelaran tersebut, dan selanjutnya berkunjung ke Taman Werdhi Budaya. Pada saat Pesta Kesenian Bali berlangsung di Taman Werdhi Budaya anda bisa menyaksikan beraneka ragam pameran seni, produk kerajianan lokal, serta berbagai pementasan seni yang bisa anda saksikan dan tanpa biaya tiket masuk. Pementasan seni ini anda bisa jadwal-jadwalnya selama PKB ini berlangsung. Wisata tour dalam kota Denpasar, maka kunjunga ke Art Center ini wajib diagendakan. Taman Werdhi Budaya terjangkau dari berbagai pusat pariwisata Bali, seperti dari kawasan Kuta hanya berselang 35 menit berkendaraan, dari Sanur 20 menit dan dari Nusa Dua dan Tanjung Benoa butuh 45 menit dengan kendaraan. 


Untuk tujuan tersebut anda bisa ikut tour ataupun sewa mobil di Bali berikut dengan supir dan mengunjungi sejumlah objek wisata terdekat disekitarnya seperti Museum Bali, pasar seni Kumbasari dan Monumen Bajra Sandhi.

Tiket Masuk : Rp. 5.000
Alamat      :Jl. Nusa Indah No.1, Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 80236.


6. PRASASTI BLANJONG

Hallo Sahabat Mistertraveller yang mau mengetahui sejarah tentang Bali bisa berkunjung ke situs Prasasti Blanjong. Prasasti ini memuat sejarah tertulis yang paling tua di Pulau Dewata. Prasasti ini dapat traveler jumpai di kawasan banjar Blanjong, desa Sanur Kauh yang lokasinya dekat dengan pantai Sanur. Prasasti Blanjong berbentuk pilar batu setinggi 177 cm dan berdiameter 52 cm. Dalam prasasti tersebut ditemukan keterangan bahwa prasasti dibuat pada tahun 913 masehi yang menjadi penanda kemenangan Raja Adipatih Cri Kesari Warmadewa dalam peperangan.


Tiket Masuk :Rp.5.000
Alamat          :  Banjar Blanjong, Desa Sanur, Kota Denpasar Provinsi Bali.


7. PATUNG TITI BUNDA

Keberadaan Patung Titi Banda berdekatan dengan desa Budaya Kertalangu, berada di pinggiran kota Denpasar yaitu pada batas paling Timur, seolah menyapa warga yang datang dari belahan Timur Bali yang ingin memasuki wilayah kota Denpasar. Lokasi dan alamat Patung Titi Banda di desa Kesiman, Kec. Denpasar Timur, Denpasar. Berada pada sebuah pertigaan yang menghubungkan tiga titik arah jalan, di Timur dari arah Klungkung dan Karangasem, Utara dari Gianyar dan Selatan dari arah Sanur. Menarik memang, Patung Titi Banda terlihat spektakuler, pembuatannya sangat memperhatikan berbagai bentuk detail. Sebuah patung tokoh “sang Rama” berdiri gagah menghadap ke Timur dengan sejumlah pasukan kera, yang membantu sang Rama dalam membebaskan Dewi Shinta istrinya, yang diculik oleh Rahwana dari kerajaan Alengka. Selain untuk melengkapi keindahan atau daya tarik kota Denpasar tentu cerita yang diangkat sarat filosofi penuh makna. Patung Titi Banda ini menggambarkan atau mengangkat kisah atau epos Ramayana, yang mana seorang tokoh baik yaitu Sang Rama, berdiri gagah membawa busur panah, tingginya sekitar 10 meter, sejumlah patung kera dan beberapa panglima kera yang ukurannya lebih besar dibuat melengkapi gambaran cerita yang disuguhkan. Tempat ini menjadi stop view yang istimewa bagi pengguna jalan yang datang dari arah Selatan dan Timur, pengguna jalan bisa menyaksikan keindahannya lebih maksimal jika datang dari arah Timur.



Cerita Ramayana memang cukup dikenal di kalangan warga Hindu di Bali, sehingga tema Patung Titi Banda tidak asing lagi bagi warga lokal, tetapi mungkin berbeda jika disaksikan oleh wisatawan, apalagi wisatawan asing. Disini tergambar bagaimana pasukan kera yang merupakan abdi-abdi setia sang Rama membantu untuk membuat jembatan di tengah ganasnya samudera untuk raja mereka dalam usaha membebaskan Dewi Shinta yaitu istri Rama yang dikurung oleh Raja Rahwana di kerajaan Alengka. Tampilan Patung Titi Banda lebih mengedepankan tokoh rama, dari kejauhan terlihat Sang Rama berdiri di atas ombak memimpin pasukan kera, tentu makna filosofi yang tergambar dalam Patung Titi Banda adalah bentuk kerjasama dan kegotong-royongan. Sebuah makna  mendalam, bagaimana abdi-abdi masyarakat bahu membahu mewujudkan pembangunan Bali dengan seorang pimpinan bijak yang mampu mengarahkan dan mengayomi rakyatnya dengan baik.

Tiket Masuk  :Gratis
Alamat        : Jl. By Pass Ngurah Rai No.90, Kesiman Kertalangu, Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80237.


Semoga Informasi ini bermanfaat bagi sahabat Mistertraveller. jangan Lupa FOLLOW ya agar kalian bisa mengetahui informasi terbaru dari Mistertraveller seputar destinasi wisata menarik lainnya di Indonesia. 

Sahabat Mistertraveller dimohon kerjasamanya untuk  SHARE ya agar tempat wisata yang ada didaerah kalian banyak dikunjungi baik oleh wisatawan Domestik maupun wisatawan Mancanegara. Majulah Pariwisata Indonesia.
Thank's You.......!!!


Minggu, 02 September 2018

7 wisata menarik di Bangli, Provinsi Bali, Indonesia




1. DESA PENGLIPURAN

Desa Pengelipuran Bangli salah satu desa wisata di Bali yang masih mempertahankan tata letak dan arsitektur tradisional khas Bali. Namun keunikan yang membedakan desa Penglipuran dengan desa tradisional di Bali yang lain adalah keseragaman rumah penduduk yang terlihat hampir sama. Keseragaman terlihat dari gerbang rumah penduduk dengan arsitektur tradisional khas Bali yang terlihat sama dari tiap-tiap rumah. Selain itu, jalan pedesaan juga ditata unik dengan menggunakan batu. Menyeragamkan bentuk rumah dengan khas artsitektur traditional Bali dalam satu desa, bukan hal yang mudah. Namun penduduk desa Penglipuran, mampu melakukannya. Selain bentuk rumah yang terlihat sama, area kebun di dalam dan di luar rumah juga terpelihara. Selain dapat melihat keunikan tata letak rumah, desa Pengelipuran juga menawarkan udara sejuk karena wilayah desa berada sekitar 750 meter dari permukaan laut.


Untuk memasuki salah satu rumah dari penduduk desa, anda akan melewati gerbang yang terbuat dari batu bata yang sudah terlihat tua. Setelah memasuki area rumah, anda akan disambut oleh pemilik rumah yang sangat ramah. Selain itu, pemilik rumah juga bersedia untuk menunjukan area sekitar rumah mereka. Dinding rumah sebagian besar terbuat dari anyaman bambu dengan atap sirap, dengan dapur tradisional khas Bali.
Di Desa ini memiliki udara yang sangat sejuk dikarenakan berlokasikan dekat dataran tinggi, selain itu Desa ini memiliki tatanan struktuk bangunan yang tradisional, sehingga sangat terasa kesan suasana pedesaan yang asri.
Dari sejarah Desa Penglipuran yang dijelaskan, kata “Penglipuran” diambil dari kata “Pengeling Pura” yang artinya adalah tempat suci mengenang para leluhur.
Desa Penglipuran juga memiliki keunikan-keunikan tersendiri yang mungkin tidak ditemui di Desa lainya, seperti :
Bentuk Bangunan yang seragam
Tata Ruang Desa menggunakan konsep Tri Mandala
Bentuk – Bentuk Bangunan dan Tipografi
Upacara Kematian (Ngaben)
dan masih banyak lagi keunikan yang bisa kalian temui di desa ini.
Tiket Masuk :Rp. 15.000 (Dewasa), Rp. 10.000 (Anak-anak)
Alamat         :Desa Penglipuran merupakan salah satu Desa Bali Age yang terletak di Jalan Rambutan, Gang III A1, No. 6, Bangli, Kawan, Kubu, Kec. Bangli, Kabupaten Bangli, Bali 80613.



2. GUNUNG BATUR

terkenal sebagai objek wisata yang menawarkan keindahan Kawah, Kaldera, dan Danau yang ada di Gunung tersebut. Bagi kalian yang ingin mendaki ke Gunung ini kalian harus menyiapkan tenaga ekstra, karena medan untuk mendaki Gunung ini terbilang terjal dan licin, jadi dapat menguras banyak tenaga dan harus membutuhkan kondisi badan yang sangat fit. Untuk kalian jangan terlebih dahulu menyerah setelah mengetahui medan untuk mendaki, karena di puncak Gunung rasa letih kalian akan terbayarkan dengan keindahan pemandangan Danau Batur yang disandingi kokoh nya 2 view Gunung Abang dan Gunung Rinjani di belakangnya.


Biaya Registrasi sebelum mendaki akan dikenakan sebesar IDR 10.000/orang, untuk Kalian yang belum pernah mendaki Gunung Batur sebaiknya Kalian menggunakan Jasa Guide yang bisa Kalian temui disana, tentunya dengan harga yang bisa di negosiasi.

Tiket Masuk :Rp. 10.000
Alamat          :South Batur, Kintamani, Bangli Regency, Bali.


3. AIR TERJUN DUSUN KUNING

Dinamakan Air Terjun Dusun Kuning, bukan karena warna airnya berwarna kuning tetapi karena lokasinya di Dusun Kuning, Desa Taman Bali, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Aliran air terjun ini sangat jernih karena bersumber dari mata air pegunungan, mengalir menuju sungai Melangit yang mana aliran sungai tersebut dijadikan tempat salah satu wisata rafting di Bali dengan operator Bakas Levi Rafting Klungkung. Kawasan air terjun ini menyuguhkan pemandangan asri dan indah, terlihat kealamiannya begitu terjaga, sehingga cocok bagi anda yang mebutuhkan ketenangan. Air Terjun Dusun Kuning (Dusun Kuning Waterfall), ketinggiannya mencapai 25 meter dari atas tebing sampai permukaan tanah, airnya yang bersumber mata air pegunungan terlihat begitu jernih, sah-sah saja jika anda ingin mandi dan merasakan segarnya air pegunungan tersebut. Kawasan ini berhawa sejuk, berada di alam bebas, pohon-pohon rimbun dan hijau, berpadu serasi menciptakan panorama alam cantik, menikmati kesempurnaan alam yang jarang bisa anda temukan, apalagi kegiatan anda sehari-hari berkutat di wilayah kota ataupun keramaian, berkunjung ke tempat ini bisa menjadi terapi sempurna baik pikiran dan tubuh anda.

Tempat Air Terjun Dusun Kuning ini bertempatkan di Desa Dusun Kuning dengan alamat : Dusun Kuning, Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Bali. Jika Kalian berangkat dari Kota Denpasar Kalian bisa melalui Sukawati , atau by pass Ida Bagus Mantra.



Perlu Kalian ketahui di Air Terjun ini selain menawarkan panorama yang indah, Kalian juga dapat menjumpai ratusan ekor Kera liar yang tinggal di sekitaran lokasi wisata, jadi disarankan untuk tidak terlalu banyak membawa barang-barang agar tidak di rampas oleh para kera.

Tiket Masuk :Rp. 10.000
Alamat          : Dusun Kuning, Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Bali.


4. PURA KEHEN

Menurut sejarahnya, Pura Kehen itu sendiri sulit ditentukan kapan didirikanya, karena tidak ada prasasti yang mencatat kapan didirikanya pura ini.
Namun selain itu di Pura Kehen terdapat 3 prasasti yang menjelaskan petunjuk yang berkaitan dengan pura itu sendiri.
Dari 3 prasasti tersebut salah satunya menjelaskan kapan upacara yang perlu dilakukan di Pura Kehen, selain itu dari prasasti yang ada juga menyebutkan nama Raja Sri Dhanadhiraja yang merupakan putra dari Raja Bhatara Parameswara dan cucu dari Bhatara Guru Sri Adhikunti beserta permaisurinya Bhatara Sri Dhanadewi.


Tiket Masuk :Rp. 10.000
Alamat          :Desa Cempaga, Cempaga, Kec. Bangli, Kabupaten Bangli, Bali 80613.


5. MUSEUM VULKANOLOGI KINTAMANI

Objek Wisata Museum Vulkanologi Kintamani di Kintamani Bangli Bali adalah salah satu tempat wisata yang berada di Jl. Raya Penelokan, Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Indonesia. Objek Wisata Museum Vulkanologi Kintamani di Kintamani Bangli Bali adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.
Objek Wisata Museum Vulkanologi Kintamani di Kintamani Bangli Bali memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Bangli tidak mengunjungi Objek Wisata Museum Vulkanologi Kintamani di Kintamani Bangli Bali yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.


Objek Wisata Museum Vulkanologi Kintamani di Kintamani Bangli Bali sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari libur lainnya.  Keindahan Objek Wisata Museum Vulkanologi Kintamani di Kintamani Bangli Bali ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Objek Wisata Museum Vulkanologi Kintamani di kota Bangli.

Tiket Masuk :Rp. 10.000
Alamat     :Jl. Raya Penelokan, Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.


6. AIR PANAS PENELOKAN

Berendam di kawasan kolam air panas Penelokan tentunya bisa mengembalikan kebugaran tubuh. Kolam air panas ini disebut juga dengan nama Kolam Toya Bungkah oleh warga sekitar. Dari kolam pemandian, sambil menikmati air panas memijat tubuh Anda secara alami, Anda bisa memandangi Danau Batur dan Gunung Batur. Pemandian Air Panas Penelokan atau yang lebih akrap disebut dengan nama Kolam Toya Bungkah ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan, hal itu disebabkan karena selain disini Anda dapat menikmati dari manfaat air Panas yang mampu menyembukan penyakit kulit atau sejenisnya, juga di Pemandian Air Panas Penelokan ini mampu membius Anda akan pemandangan alam yang indah, sejuk, dan asri.
Dijamin semua rasa lelah dan letih yang selama ini Anda rasakan di dalam beraktivitas, apabila berenang dan berendam didalam kolam pemandian Air Panas Penelokan ini maka Anda akan berasa nyaman, segar, dan beban Anda akan terlepas seketika.


Keuntungan double saat berlibur disini akan Anda dapatkan, sebab selain alam pemandian yang puaten, pemandangan hamparan danau dan gunung Batur akan Anda dapatkan. Puas deh sekalian cuci mata?
Tiket masuk :Rp. 7.500
Alamat       :Kawasan Danau Batur, Jl. Raya Penelokan, Batur Tengah, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.


7. DANAU TEMBILANGAN

Danau Tamblingan memiliki luas permukaan hanya 1,15 km persegi. Danau ini tak ubahnya danau-danau di Bali yang menawarkan keindahan. Suasana sekeliling danau masih sangat alami. Untuk menikmati arus air danau yang tenang, Anda bisa menyewa perahu kecil milik penduduk. Ada beberapa pura di kawasan Danau Tamblingan, diantaranya Pura Endek, Pura Dalem Tamblingan, Pura Sang Hyang Kawuh, Pura Ulun Danu, Pura Pengukiran, Pura Gubug, Pura Embang, Pura Batulepang, Pura Pengukusan, Pura Naga Loka, dan Pura Tirta Mengening.
Danau ini merupakan satu dari tiga danau kembar yang terbentuk di dalam sebuah kaldera besar. Di sebelah timur berturut-turut terdapat Danau Buyan dan Danau Beratan. Diapit oleh hutan disekelilingnya serta dikarenakan letaknya di dataran tinggi membuat lingkungan danau ini berhawa sejuk.
Sebagai salah satu objek wisata alam, Danau Tamblingan tidak dikembangkan ke arah pariwisata modern demi menjaga kelestarian alam dan lingkungannya. Yang menjadi daya tarik utama tempat ini bukan hanya pesona alamnya, namun juga karena banyaknya pura yang menyimpan sejarah dan perkembangan peradaban dan kebudayaan Bali khususnya menyangkut pembentukan dan perkembangan Desa Tamblingan.


Diceritakan pada abad 10M sampai 14M lingkungan Danau Tamblingan adalah pemukiman yang pusatnya berada di Gunung Lesung sebelah selatan danau. Karena suatu alasan penduduknya kemudian berpindah ke empat daerah berbeda yang jaraknya masih berdekatan dengan areal danau. Keempat desa itu kemudian disebut Catur Desa , yang berarti empat desa yakni : Desa Munduk, Gobleg, Gesing, dan Umejero. Keempat desa ini memiliki ikatan spiritual dan memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk menjaga kesucian danau dan Pura yang ada di sekitarnya.
Nama Tamblingan berasal dari dua kata dalam Bahasa Bali yaitu Tamba berarti obat, dan Elingang berarti ingat atau kemampuan spiritual. Diceritakan dalam Lontar Kutara Kanda Dewa Purana Bangsul bahwa masyarakat di wilayah itu konon pernah terkena wabah epidemi. Sebagai jalan keluar seseorang yang disucikan kemudian turun ke danau kecil di bawah desa untuk mengambil air untuk obat. Berkat doa dan kemampuan spiritual dia air itu kemudian dijadikan obat dan mampu menyembuhkan masyarakat desa. Kata Tamba dan Elingang inilah lama kelamaan menjadi Tamblingan.

Tiket Masuk:Rp. 5.000
Alamat        :terletak di lereng sebelah utara Gunung Lesung, kawasan Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.



Semoga Informasi ini bermanfaat bagi sahabat Mistertraveller. jangan Lupa FOLLOW ya agar kalian bisa mengetahui informasi terbaru dari Explore-traveller seputar destinasi wisata menarik lainnya di Indonesia. 


Sahabat Mistertraveller dimohon kerjasamanya untuk  SHARE ya agar tempat wisata yang ada didaerah kalian banyak dikunjungi baik oleh wisatawan Domestik maupun wisatawan Mancanegara. Majulah Pariwisata Indonesia.
Thank's You.......!!!

Senin, 20 Agustus 2018

7 destinasi wisata menarik di Jembrana, Provinsi Bali, Indonesia




1. PANTAI MEDEWI


Pantai Pekutatan adalah Tempat Wisata di Jembrana Bali berupa objek wisata Pantai yang sangat cocok untuk olahraga surfing. Karena ombaknya yang besar sehingga pas untuk olahraga tersebut. Pantai Medewi Tempat Wisata di Jembrana Bali lokasinya berada di Jl. Pantai Medewi, Medewi, Pekutatan, Jembrana Bali Indonesia. 
Pantai paling indah di Bali ini memiliki ombak yang cukup bagus untuk dijadikan arena surfing oleh pengunjung, Lokasi wisata ini dapat dijangkau dari Desa Medewi dalam waktu kurang lebih 10 menit melalui Jl. Pantai Medewi ke tempat destinasi di Jembrana tersebut.

Tiket Masuk     : Gratis
Alamat        : JL. Pantai Medewi, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.

2. PANTAI BALUK RENING
Pantai Rening adalah pantai di kabupaten Jembrana bali yang indah dari sekian banyak pantai yang ada di Jembrana, tempat wisata di Jembrana tersebut lokasinya berada di Banjar Rening, Kecamatan Negara. Konon pantai tersebut memiliki air laut yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit kronis seperti, Asam murat. 

Sehingga banyak wisatawan yang berkunjung untuk menikmati keindahan dari objek wisata di Jembrana ini. anda bisa mengunjungi tempat wisata jembrana ini dengan menggunakan kendaraan menuju Baluk, Negara, Kabupaten Jembrana, Bali.

Tiket Masuk : Gratis (cukup membayar parker kendaraan saja)
Alamat          : Desa Banjar Rening, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.

3. BENDUNGAN PALASARI


Bendungan Palasari Tempat wisata di Jembrana, Bali yang terkenal yang terletak di Dusun Palasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya Jembrana bali. Wisata alam ini telah dijadikan sebagai objek wisata yang indah dengan berlatar belakang hutan lindung yang luas, berudara sejuk dan rindang. 
Banyak pengunjung dan wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata di Jembrana tersebut setiap harinya terutama pada hari-hari libur. Bendungan Palasari menjadi sumber penunjang pertanian di musim kemarau. Tujuannya untuk membantu peningkatan usaha pertanian daerah Ekasari dan sekitarnya.

Tiket Masuk : Gratis
Alamat          : Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.

4. PANTAI DELOD BERAWAH


Pantai Delod Berawah merupakan pantai berpasir hitam yang memiliki ombak besar terletak Desa Delod Berawah, kecamatan Mendoyo. Biasanya pengunjung pantai ini para wisatawan yang hobi selancar yang sering memanfaatkan ombak Pantai Delod Berawah untuk surfing. Pantai Delod Berawah juga dilengkapi dengan area rekreasi dalam Taman Rekreasi Tirta Samudera Delod Berawah.

Area rekreasi ini terdiri atas kolam renang dan area permainan untuk anak-anak. Panorama pantai dan laut lepas menjadi pemandangan utama saat Anda mendatangi lokasi ini. Di pantai tersebut dilengkapi dengan kolam renang yang bernama Tirta Samudra Delod Brawah yang menjadikannya sebagai salah satu tempat mumpuni untuk menghabiskan waktu liburan anda.

Tiket Masuk : Rp. 5.000
Alamat          : Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.

5. PANTAI CANDIKUSUMA


Pantai Candikusuma merupakan Tempat Wisata di Jembrana Bali yang berada di Malaya. Pantai ini menjadi area favorit warga sekitar untuk mancing. Ada banyak ikan hidup di area tersebut karena Pantai Candikusuma diapit oleh dua muara sungai yaitu Sungai Candikusuma dan Tukadaya. Pertemuan keduanya menjadi sebuah area air tawar tempat hidup ikan-ikan kecil dan ada juga ikan tawarnya.

Area sekitar Tempat Wisata di Jembrana Bali ini sudah dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti villa, hotel, warung penjual makanan dan minuman, area parkir luas, dan lain-lain. Bagi Anda yang liburan tempat ini bisa menggunjungi lokasi dari Melaya melalui Jl. Dusun Nusasakti hanya dalam waktu 20 menit perjalanan.
Tiket Masuk : Rp. 5.000
Alamat          : JL. Nusasakti, Desa Melaya, Kec. Melaya, Kab. Jembrana, Provinsi Bali.

6. PANTAI PEKUTATAN


Pantai Pekutatan merupakan salah satu pantai yang sangat terkenal di Bali, bahkan hingga dikalangan wisatawan mancanegara. Pantai di Jembrana ini sangat di sukai turis asing yang sangat terkesan dengan pemandangan matahari terbenam. 
Di pantai Pekutatan dibangun megah sebuah monumen perjuangan yang bisa di jadikan wisata sejarah. Monumen tersebut di bangun untuk memperingati jasa para pahlawan dalam melawan para tentara Belanda. Pantai Pekutatan saat ini menjadi salah satu tempat wisata paling indah yang terkenal di Kabupaten Jembrana Bali, Indonesia.

Tiket Masuk : Rp. 5.000
Alamat          : Desa Medewi, kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.

7. TAMAN NASIONAL BALI BARAT
Taman Nasional Bali Barat adalah salah satu kawasan pelestarian alam di Bali yang berada Jl. Raya Cekik, Gilimanuk, Jembrana bali indonesia. Taman Nasional Bali barat ini merupakan ekosistem asli burung Curik Bali atau dikenal dengan Jalak Bali. Curig Bali atau Jalak Bali merupakan sejenis burung pengicau berukuran sedang dengan panjang tubuh kurang lebih 25 centimeter.


Ciri-ciri Jalak Bali ialah berbulu putih di seluruh tubuh kecuali pada ujung ekor dan sayapnya berwarna hitam. Taman Nasional Bali mempunyai luas 77.000 hektar kurang lebih 10 % dari wilayah Pulau Bali. Tinggal juga satwa lainnya seperti Banteng, Rusa, Lutung, Kalong, dan aneka burung lainnya. Untuk menuju lokasi TNBB Lokasinya dapat dijangkau dari Negara dalam waktu kurang lebih 45 menit melalui Jl. Raya Denpasar Gilimanuk Bali.

Tiket Masuk : Rp. 2.500 (wisatawan local), Rp. 20.000 (wisatawan mancanegara)
Alamat          : Jl. Raya Cekik Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.

Semoga Informasi ini bermanfaat bagi sahabat Mistertraveller. jangan Lupa FOLLOW ya agar kalian bisa mengetahui informasi terbaru dari Mistertraveller seputar destinasi wisata menarik lainnya di Indonesia. 


Sahabat Mistertraveller dimohon kerjasamanya untuk  SHARE ya agar tempat wisata yang ada didaerah kalian banyak dikunjungi baik oleh wisatawan Domestik maupun wisatawan Mancanegara. Majulah Pariwisata Indonesia.
Thank's You.......!!!